6 Perbedaan Mesra Saat Masih Pacaran dengan Saat Sudah Dihalalkan

6 Perbedaan Mesra Saat Masih Pacaran dengan Saat Sudah Dihalalkan

Banyak pasangan yang masih menapaki etape pacaran telah kelewat percaya diri. Merasa jadi pasangan yang tak dapat lagi terpisahkan. Hingga pelbagai kata mesra tak lagi canggung diumbar di depan umum. Tanpa pikir panjang, andai nantinya terdapat masalah dan putus, bakal mengundang pelbagai komentar.

Kemarin lengket kayak amplop sama perangko, kok kini kayak anjing dan kucing?

Namun yang namanya pacaran, tetap terdapat batasan yang sama sekali tak boleh dilanggar. Semesra apapun tetap mesti terdapat batas-batas yang ditaati. Berbeda kisah ketika anda dan dia telah menapaki kehidupan pernikahan. Menurut agenbolaonlineterpercaya Kemesraan yang diperlihatkan pun akan merasakan perubahan. Jelas terdapat perbedaan nyata kemesraan anda yang baru pacaran dengan saat anda sudah menikah nantinya. Kalau jenjang di pernikahan masih dalam angan, baiknya siapkan hati dulu. Biar nggak mudah baper nantinya :D.

1. Mesra ketika pacaran ialah ketika dia bilang “Yang, aku punya hadiah bikin kamu,”. Nanti ketika sudah menikah, anjuran “Bulan ini anda sisihin pemasukan buat simpanan KPR ya,” jauh lebih dibutuhkan

6 Perbedaan Mesra Saat Masih Pacaran dengan Saat Sudah Dihalalkan
6 Perbedaan Mesra Saat Masih Pacaran dengan Saat Sudah Dihalalkan

Kamu tentu akan melayang, saking senangnya bisa kado dari pacar. Saat dia bilang “Sayang, aku terdapat hadiah bikin kamu. Semoga anda suka ya,” otomatis level keromantisannya bertambah berkali-kali lipat. Tapi bila boleh memilih, anda lebih suka sering diserahkan hadiah atau disuruh menabung bareng untuk mengatur masa depan? Hadiah tersebut sifatnya sementara, tapi bila merencanakan masa mendatang bisa dilangsungkan selamanya.

2. Kata “Jangan lupa santap ya sayang, nanti anda sakit,” ketika pacaran memang buat perasaan melayang. Namun tak terdapat apa-apanya dibandingkan anjuran dari pasangan soal satu ini “Sudah waktunya sholat nih, anda berjamaah yuk,”

Masa pacaran memang jadi masa sangat manis-manisnya. Mau santap aja mesti diingetin. Seakan-akan bila nggak diingetin makan, pasanganmu akan lupa akan. Padahal bila laper ya santap aja, nggak butuh pakai diingetin segala. Saat pacaran hal saling mengingatkan urusan remeh laksana ini menciptakan level keromantisan kalian bertambah drastis. Tapi tunggu dulu sampai anda dan dia telah menikah nantinya. Mengingatkan santap tak lagi jadi kelaziman yang romantis. Mengingatkan guna beribadah bareng justru yang jadi level keromantisan kalian jadi abadi.

3. Percaya deh bujukan “Pacarku bila lagi ngambek lucu deh, sini peluk dulu,” nggak bakal mempan lagi saat udah terdapat yang bilang “Kamu mengapa istriku sayang? Kalau terdapat masalah diomongin yuk,”

Hubungan yang dewasa tidak lagi soal seberapa tidak jarang memberi rayuan untuk pasangan. Saat pacaran, acara ngambek-ngambekan barangkali akan terlihat paling menggemaskan. Namun seiring meningkatnya keseriusan kalian, persoalan nggak akan berlalu jika dilalui dengan ngambek. Setelah menikah kelak, bukan berarti persoalan dalam hubungan kalian bakal hilang begitu saja. Justru semakin lama, persoalan yang datang kian beragam. Kalian juga dituntut punya sikap dewasa guna menyikapinya. Mengajak bicara dari hati ke hati ketika ada persoalan datang malah jauh lebih romantis. Rayuan ketika pacaran bakal terasa tidak terdapat artinya.

4. Ada saatnya ungkapan “Aku sayang kamu” tak lagi membahagiakan seperti ketika pacaran, dikomparasikan kalimat “Sayang, jatah bulan ini telah aku transfer ya,”

Setelah menikah nanti, ayo kita realistis saja. Hanya dengan kata sayang, tak akan menciptakan perut kenyang. Kata sayang tak lagi berarti bila melulu sekedar perkataan saja. Setelah sah jadi suami istri, mesti ada perbuatan nyata yang dilakukan. Jadi untaian kata sayang ketika masih pacaran bakal tergantikan dengan kata “Sayang telah aku transfer yaa” yang lebih buat luluh. ?

5. Dijamin anjuran saat pacaran “Sayang kelak malam nonton yuk,” nggak lagi buat kamu pengen. Ada anjuran yang lebih unik saat telah halal nanti “Sayang, yuk. Matiin lampunya,” ~

Yaudah percaya aja yaa. Nggak perlu tidak sedikit dijelasin ~

6. Dan pengakuan “Sayang, aku telat,” ketika pacaran akan jadi mimpi buruk menakutkan. Kalau telah jadi pasangan halal jelas jadi momen romantis dan mengharukan

Kalau soal satu ini seluruh orang tentu paham yaa. Dengar kata telat dari cewek akan bikin cowok kelabakan dengernya bila kalian masih berstatus pacaran. Maka dari itu, andai belum terdapat kejelasan dalam hubungan tak butuh pamer kemesraan berlebihan. Beda lagi bila sudah halal dalam kedudukan pernikahan, kalimat “Sayang aku telat,” ini malah akan jadi momen yang romantis, mengharukan, dan pastinya membahagiakan.

Jadi masih mikir bila kemesraan ketika pacaran tersebut segalanya? Sana cepet-cepet nikah gih. ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *